TEMANGGUNG, Harianjateng.com — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar Workshop Pengisian Beban Kerja Dosen (BKD) pada aplikasi SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi) hari ini, Selasa (1/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kampus INISNU Temanggung ini diikuti oleh para dosen di lingkungan kampus.
Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan pentingnya kedisiplinan dan ketepatan para dosen dalam melaporkan BKD melalui sistem SISTER. Menurutnya, BKD pada SISTER saat ini menjadi pilar utama karena terintegrasi langsung dengan berbagai sistem pangkalan data perguruan tinggi dan kementerian.
”Pelaporan BKD di SISTER bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif bulanan atau semesteran, melainkan rekam jejak akademik dosen yang terhubung ke banyak sistem nasional, mulai dari pembinaan karier, sertifikasi, hingga data akreditasi lembaga,” ujar Rektor.
Hadir sebagai narasumber utama dalam workshop ini, Koordinator Operator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Gus Ahmad Sunoko, M.Pd. Dalam pemaparannya, ia membimbing secara teknis tata cara pengisian BKD SISTER, baik bagi dosen yang sudah tersertifikasi maupun yang belum sertifikasi.
Ahmad Sunoko yang juga operator STAI Al-Anwar Sarang, Rembang itu menekankan pentingnya keabsahan dan keakuratan data yang diunggah ke dalam sistem. Ia mengingatkan bahwa seluruh dokumen portofolio yang diunggah merupakan cerminan nyata dari keaktifan dosen dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi.
”Data yang diunggah harus valid dan sesuai fakta pelaksanaan Tridharma—baik pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Keaktifan dosen dalam menjalankan Tridharma inilah yang menjadi penentu utama kelancaran penilaian BKD di SISTER,” tegas Ahmad Sunoko.
Melalui pendampingan langsung ini, para dosen INISNU Temanggung diharapkan dapat memetakan, mengunggah, dan menyelesaikan pelaporan BKD SISTER dengan tepat waktu serta minim kendala teknis. Hadir puluhan dosen dan pejabat dalam kegiatan tersebut. (*)
