Kendal, Harianjateng.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan bagi warga pelosok melalui program Speling (Spesialis Dokter Keliling). Kali ini, program ini menyapa warga Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, pada Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Nolokerto ini merupakan titik ke-22 dari target total 56 lokasi layanan di seluruh wilayah Kabupaten Kendal hingga akhir tahun 2026.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Nia Setyanita, S.Kep., NS., M.H., menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk dukungan terhadap prioritas pemerintah provinsi dan daerah untuk memeratakan akses kesehatan.

“Tujuannya adalah memperkuat deteksi dini penyakit dengan membawa dokter spesialis langsung ke desa. Dengan begitu, layanan kesehatan menjadi lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Nia.

Dalam pelaksanaannya di Desa Nolokerto, Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Rumah Sakit Darul Istiqomah (RSDI) Kaliwungu dan Puskesmas setempat. Masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan langsung dari tiga dokter spesialis, yakni spesialis anak (dr. Tri Kartika), spesialis kandungan/obgin (dr. Apriayoga), dan spesialis jantung (dr. Doni Pradana).

Dokter spesialis anak, dr. Tri Kartika, menilai program ini sangat efektif dalam menangani masalah kesehatan masyarakat sejak dini, termasuk pencegahan stunting.

Hal senada diungkapkan oleh Sutiyem, warga setempat yang datang membawa cucunya untuk berobat. Ia mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau mengantre panjang di rumah sakit.

“Biasanya kalau ke rumah sakit harus janjian dan antre panjang. Hari ini cucu saya bisa langsung ditangani dokter spesialis. Alhamdulillah, saya jadi lebih tenang. Terima kasih kepada pemerintah dan pihak terkait,” ucapnya penuh syukur.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Camat Kaliwungu Pratikno Joko Wijayanto, Direktur RSDI Kaliwungu Muhammad Arif Rida, Kepala Desa Nolokerto H. Nur Fatoni, serta jajaran Puskesmas Kaliwungu, dengan antusiasme yang tinggi dari ratusan warga.

Red-HJ99/HR