​Kendal, Harianjateng.com – Polres Kendal menggelar doa bersama lintas agama dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Kamis (25/6/2026) di Aula Mapolres Kendal, Jawa Tengah.

​Acara dihadiri langsung oleh Kapolres Kendal, AKBP. Hendry Susanto Sianipar bersama jajarannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari beserta Forkopimda Kendal, dan para tokoh lintas agama di Kabupaten Kendal.

Kegiatan khidmat ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahim dan mendoakan Polri, masyarakat Kendal, dan bangsa Indonesia

Dalam sambutannya, Kapolres Kendal, AKBP. Hendry Susanto Sianipar mengucapkan terima kasih kepada seluruh para tamu undangan yang sudah hadir dalam acara doa bersama lintas agama dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 Polres Kendal Tahun 2026.

​Dalam kesempatan itu, AKBP. Hendry Susanto Sianipar juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas sosial di masyarakat. Menurutnya pada aksi demo pada tanggal 22 Juni kemarin ada semacam pergeseran, mengenai penggunaan tempat ibadah yang mulai digunakan untuk ajakan aksi, sehingga hal ini menjadi dinamika yang perlu diwaspadai bersama agar tidak mencederai kondusivitas wilayah.

“Saya meyakini, bahwa hanyalah doa yang bisa menyelamatkan kita dan Kabupaten Kendal, sehingga sehingga mari kita saling mendoakan agar terhindar dari segala marabahaya yang bisa datang kapan saja,” tutur Kapolres Kendal.

​Sementara itu, perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal, Ahmad Subkhan, memberikan apresiasi atas terjaganya kerukunan antarumat beragama di KabupatenKendal. Menurutnya, situasi kerukunan saat ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

​”Kondisi saat ini lebih baik dari tahun lalu. Tentunya ini tidak lepas dari peran Polri dalam menjaga stabilitas kemanan di Kabupaten Kendal. Kami berharap kedepannya kebersamaan ini terus terjaga dan semakin harmonis, agar kondusivitas tetap terjaga dengan baik,” ujar Ahmad Subkhan.

Sementara itu, Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Kendal yang selama ini terus menjaga kondusivitas wilayah di Kabupaten Kendal, sehingga kondusivitas wilayah tetap terjaga dengan baik.

Ia juga menyampaikan, melalui doa bersama ini semoga Polri akan melalui mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dalam menjalankan tugas-tugasnya, terutama dalam mengayomi masyarakat.

​Suasana semakin khidmat saat lima tokoh agama yang mewakili umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha memimpin doa secara bergantian. Mereka memanjatkan doa sesuai dengan keyakinan masing-masing demi keselamatan bangsa, kedamaian masyarakat, serta kelancaran tugas Polri dalam mengayomi warga.

​Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan mengikuti doa bersama secara virtual yang diselenggarakan oleh Polda Jawa Tengah sebagai bagian dari perayaan HUT Bhayangkara ke-80.

​Diharapkan melalui momentum ini, semangat toleransi dan persatuan di Kabupaten Kendal semakin kokoh, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Red-HJ99/HR