Temanggung, Harianjateng.com — Workshop Public Speaking Remaja Papringan bertajuk “Suarasa Papringan: Berani Bersuara, Berani Berkarya!” diselenggarakan pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 08.00 WIB di Pasar Papringan. Kegiatan ini ditujukan bagi para remaja Pasar Papringan sebagai ruang pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan komunikasi publik sekaligus membangun rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan masyarakat dan pengunjung.

Workshop ini menghadirkan Vega Karina Andira Putri, seorang MC Profesional, Speaker, Moderator Event, Dosen Ilmu Komunikasi, Penulis Buku, dan juga seorang Influencer, sebagai narasumber utama. Penyampaian materi dalam workshop dikemas secara interaktif, dilengkapi dengan praktik langsung, serta simulasi komunikasi di depan umum. Selain memperoleh pengalaman belajar secara langsung, seluruh peserta juga akan mendapatkan sertifikat keikutsertaan.

Kualitas pelayanan kepada customer kuncinya memang di kemampuan Public Speaking dari yang melayani. Jadi workshop seperti ini sangat diperlukan agar komunikasi dari yang semua yang bertugas jelas, bisa menyambut dengan percaya diri, dan juga membangun empati agar interaksinya jadi lebih profesional. Harapannya dapat meninggalkan kesan yang baik tentang Pasar Papringan di semua pengunjung yang datang,” ujar Vega Karina Andira Putri selaku narasumber kegiatan Suarasa Papringan.

Kegiatan “Suarasa Papringan” hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya kemampuan komunikasi bagi remaja, khususnya dalam lingkungan Pasar Papringan yang setiap gelarannya menghadirkan ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Dalam pelaksanaannya, para remaja Pasar Papringan kerap terlibat langsung dalam pelayanan pengunjung, mulai dari penukaran pring, pengaturan antrean, hingga pemberian informasi kepada wisatawan. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi yang baik menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki.

Melalui workshop ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu berbicara dengan lebih percaya diri, tetapi juga dapat menjadi representasi remaja yang ramah, komunikatif, dan memiliki rasa kepedulian terhadap keberlangsungan Pasar Papringan sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat Dusun Ngadiprono.

“Melalui Suarasa Papringan, saya berharap para remaja tidak hanya berani berbicara di depan umum, tetapi juga mampu menjadi wajah yang ramah, komunikatif, dan percaya diri dalam menjaga keberlangsungan Pasar Papringan sebagai ruang kearifan lokal,” ujar Margaretha Marsha Yuliana selaku penyelenggara kegiatan suarasa Papringan.

Workshop ini diselenggarakan oleh Margaretha Marsha Yuliana, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Semester 6 Universitas Multimedia Nusantara dalam rangka Program Social Impact Initiative.