BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian kepada Ahli Waris Anggota KPPS Curugsewu

0
124

Kendal, Harianjateng.com- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendal menyerahkan santunan program jaminan kematian untuk anggota KPPS di Desa Curugsewu yang meninggal saat bertugas, Selasa (20/2/2024).

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, B.Sc sekaligus menyerahkan santunan diserahkan oleh Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, B.Sc bersama Kepala Kantor Cabang Kendal BPJS Ketenagakerjaan, Deden Rinifiandi kepada Suyati yang merupakan istri dari anggota KPPS Desa Curugsewu, Teguh Joko Pratikno.

Turut hadir dalam penyerahan santunan, yaitu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal, Kasanudin, Anggota Bawaslu Kendal, Muhammad Bahrul Amik, Kepala Disnaker Kendal, Cicik Sulastri, Camat Patean Muh Syamsudluha Tantomi, S.Sos., Kepala Desa Curug Sewu, Khaeri, dan para anggota KPPS Desa Curugsewu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto menyampaikan, bahwa almarhum Teguh Joko Pratikno adalah seorang pahlawan demokrasi, karena meninggal dunia pada saat menjalankan tugasnya sebagai anggota KPPS di Dukuh Mojopahit Desa Curugsewu.

Ia juga menyampaikan, agar keluarga yang ditinggalkan tetap semangat dalam menjalankan kehidupan, karena setiap ada cobaan pasti ada hikmahnya.

“Alhamdulillah tadi bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan juga sudah kita serahkan kepada ahli waris atau keluarga, dan Pemkab Kendal juga akan menambahkan bantuan-bantuan kepada keluarga yang ditinggal,” tutur Bupati Kendal.

Lebih lanjut, Bupati Dico juga mengatakan, selain santunan biaya sekolah dari BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab Kendal juga akan memberikan beasiswa kepada putra dan putri almarhum Teguh Joko Pratikno yang masih bersekolah.

“Almarhum memiliki 4 anak, 2 anak masih sekolah SD, 1 anak SMP, dan satunya lagi sudah SMK yang sebentar lagi akan lulus, maka Pemerintah Kabupaten Kendal akan memberikan tambahan bantuan, yaitu beasiswa untuk yang masih sekolah, dan mencarikan lapangan pekerjaan bagi yang sudah lulus sekolah,” kata Bupati Dico.

Sementara itu, Kepala Cabang Kendal, BPJS Ketenagakerjaan, Deden Rinifiandi menyampaikan, bahwa sampai hari ini sudah 24.200 KPPS yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, salah satunya adalah Teguh Joko Pratikno warga Desa Curugsewu.

“Beliau baru terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sekitar 26 jam atau baru sehari, kemudian mengalami pingsan, dan dinyatakan meninggal dunia oleh Puskesmas patean. Alhamdulillah KPU Kendal sudah melindungi pekerjanya dengan mengikutkan dua program, yaitu jaminan Kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ujar Deden Rinifiandi.

Lebih lanjut, Kepala Kantor Cabang Kendal BPS Ketenagakerjaan menerangkan, almarhum Teguh Joko Pratikno masuk dalam kategori penerima manfaat jaminan kecelakaan kerja meninggal dunia BPJS Ketenaga kerjaan, sehingga mendapatkan santunan kematian Rp.118.000.000 berdasarkan pendapatan dari upah yang dilaporkan.

“Selain santunan kematian, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan bantuan pendidikan kepada dua anak almarhum yang yang sudah didaftarkan. Untuk dua anak tersebut kami berikan Rp 1.500.000 per tahun untuk jenjang SD, kemudian masuk SMP dapat Rp 2000.000 per tahun, masuk SMA Rp 3.000.000 per tahun, lalu jenjang kuliah Rp 12.000.000 per tahun. Jadi total biaya pendidikan untuk dua anak tersebut sebesar Rp. 136.500.000,” tambah Deden Rinifiandi.

“Sangat bermanfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga harapan kami melalui para pimpinan atau perusahaan untuk bisa melindungi pekerjanya dengan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga pada saat terjadi resiko kecelakaan atau kematian tentunya bisa membatu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan melalui manfaat BPJS ketenagakerjaan,” harap Deden Rinifiandi.

Usai penyerahan santunan, Suyati bersama anak-anaknya mengucapakan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, BPJS Ketenagakerjaan, dan Kepada semua pihak terkait yang sudah memberikan perhatian lebih kepada keluarganya.

“Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi saya dan anak-anak, terlebih untuk masa depan keempat anak saya yang masih bersekolah, sehingga tetap bisa melanjutkan sekolahnya. Sekali lagi saya ucapakan terima kasih semoga Allah SWT membalas kebaikan yang sudah diberikan,” kata Suyati.

Red-HJ99/KM