Siswa SMP Negeri 4 Cepiring Sumbangkan Seragam untuk Adik Kelasnya

0
77

Kendal, Harianjateng.com– Saat kelulusan anak SMP maupun SMA, biasanya identik dengan corat coret baju dan konvoi, namun ada yang berbeda di SMP Negeri 4 Cepiring, yaitu para siswa dan siswi yang sudah lulus untuk menyumbangkan baju sekolahnya kepada adik kelas yang membutuhkan.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala SMP Negeri 4 Cepiring, Sutrisno saat kegiatan bakti sosial penyaluran baju bekas dari para siswa yang sudah lulus sekolah, Rabu (12/6/2024) di Aula Sekolah SMP Negeri 4 Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

 

Lebih lanjut Sutrisno mengatakan, dengan adanya siswa yang lulus tahun ini, mereka penuh dengan kesadaran sendiri menyerahkan baju seragamnya agar bisa dipakai adik kelasnya maupun siswa baru yang belum punya seragam.

 

“Kegiatan ini membuktikan SMP Negeri 4 Cepiring yang selama ini menjadi sekolah adiwiyata dan sekolah penggerak pada saat kelulusan para siswanya tidak melakukan corat coret di baju namun malah di sumbangkan pada adik kelasnya,” ujar Sutrisno.

 

Menurut Sutrisno, dengan adanya aksi bakti sosial para siswa ini, mungkin sekolah lain juga ada yang melakukan hal yang sama. Tentunya akan banyak adik-adik kelas yang akan senang bisa mendapat seragam tersebut dan orang tua mereka semakin sedikit terbebani.

 

“Walau kelihatan remeh, namun ini akan bisa membantu bagi yang membutuhkan. Uang yang seharusnya buat beli seragam bisa digunakan untuk keperluan yang lainnya,” tutup Kepala Sekolah, Sutrisno mengakhiri penyampaiannya.

 

Sementara itu, Wira Mahardika Wahyu Pratama salah satu siswa yang baru lulus sekolah mengatakan, memang betul kita berikan ke adek kelas yang membutuhkan, karena setelah lulus SMP baju tidak akan dipakai lagi, jadi lebih bermanfaat jika diberikan kepada adik kelas.

 

Menurut Wira Corat Coret Baju sudah bukan jamannya lagi, karena hal itu mencerminkan minim pendidikan dan moral.

 

Red-HJ99/HR