SIGMA PANGAN HMI Diresmikan Oleh Gubernur Jawa Tengah pada Dies Natalis HMI Ke 79, Komitmen HMI untuk Ketahanan Pangan

Laporan Redaksi
Senin, 16 Maret 2026, 21:30:13 WIB
SIGMA PANGAN HMI Diresmikan Oleh Gubernur Jawa Tengah pada Dies Natalis HMI Ke 79, Komitmen HMI untuk Ketahanan Pangan


Harianjateng.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) se-Pulau Jawa menggelar Silaturahmi Akbar sekaligus malam puncak peringatan Dies Natalis HMI ke-79 di Gedung BPSDM Jawa Tengah, Sabtu, 14 Maret 2026. Dalam kegiatan bertajuk “Khidmat HMI untuk Indonesia” tersebut, organisasi hijau-hitam ini resmi meluncurkan program Sigma Pangan HMI sebagai respons atas krisis regenerasi petani di Indonesia.

Ketua Umum Badko HMI Jateng-DIY, Wiradrana Wasistha, menyatakan bahwa inisiatif Smart Integrated Gerakan Muda Agripreneur Pangan (Sigma Pangan) lahir dari keresahan atas minimnya integrasi teknologi dalam manajemen pangan nasional. Melalui program ini, HMI berupaya mentransformasi pola kaderisasi dari sekadar gerakan diskursus menjadi model ekonomi produktif.

“Kami ingin melahirkan Agripreneur Gen Z. Melalui instrumen seperti ‘Brigadir Pangan HMI’, kader akan diterjunkan sebagai agro-task force untuk mendampingi petani lewat digitalisasi lahan dan monitoring berbasis data,” ujar Wiradrana dalam sambutannya, Sabtu malam.

Wiradrana menambahkan, program ini juga mencakup gerakan Z Kopinesia dan Pekarangan Berdaya yang didukung oleh platform digital Sigma HMI App. Targetnya, HMI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis HMI. Menurut Luthfi, organisasi kemahasiswaan merupakan batu loncatan krusial bagi masa depan kepemimpinan bangsa.

“Organisasi kepemudaan dan mahasiswa adalah energi lebih yang harus ditangkap oleh seluruh pejabat publik di Republik Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Tengah,” kata mantan Kapolda Jawa Tengah tersebut. Ia menekankan bahwa refleksi usia ke-79 tahun harus menjadi momentum bagi HMI untuk terus relevan dengan tantangan zaman.

Senada dengan Gubernur, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. Latif Usman yang turut hadir dalam acara tersebut, menyoroti peran strategis HMI dari kacamata stabilitas nasional. Menurutnya, pemuda dan mahasiswa adalah mitra strategis Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Di usia ke-79 ini, HMI harus terus mengambil peran sebagai pengawal moral dan mesin penggerak kemajuan. Kami di kepolisian melihat bahwa peran aktif pemuda dalam inovasi seperti sektor pangan ini adalah bentuk nyata dari nasionalisme modern,” tegas Latif. Ia menambahkan, keterlibatan aktif pemuda dalam solusi konkret seperti ketahanan pangan akan sangat membantu kepolisian dalam memitigasi gangguan sosial di masyarakat.

Silaturahmi akbar ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Badko HMI se-Jawa, Yusfan Firdaus (Jawa Timur), dan Fachri Muhammad (Jabodetabeka-Banten). Hadir pula Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Latif Usman, serta Ketua Panitia Bayu Wahid Ali Unsa.