PC GP Ansor Kendal Gelar Ngopi Bareng dan Diskusi Mitigasi Bencana
Kendal, Harianjateng.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Kendal menggelar acara Ngopi Bareng dan Diskusi Mitigasi Bencana, Sabtu (7/2/2026) bertempat di Dusun Kenjuran, Desa Purwosari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Acara dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Gus H. Sidqon Prabowo, M.H., Ibu Pertiwi, S.E., S.AP dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Semarang, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kendal Gus H. Ali Nurudin, S.H., Kepala Desa Purwosari, tokoh masyarakat, dan diikuti anggota Ansor–Banser, relawan, serta tamu undangan lainnya.

Acara dibuka dengan sanbutan Kepala Desa Purwosari yang mengatakan sangat menyambut baik dilaksanakannya acara tersebut, karena outputnya akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kendal.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Ketua PC GP Ansor Kendal beserta para pengurus, karena sudah hadir di wilayah Kendal paling atas, terlebih mengadakan kegiatan yang sangat positif,” kata Kepala Desa Purwosari Miadi.
Kepala Desa Purwosari juga menegaskan, akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang diselenggarakan di wilayah desanya.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kendal, Gus H. Ali Nurudin, S.H dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa karena sudah menyabut dengan baik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, dan para narasumber, serta Ansor–Banser, relawan, serta seluruh tamu undangan yang hadir.
Ia mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Ansor dan Banser dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Kendal.
Pada sesi materi Pertiwi, S.E., S.AP dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Semarang memaparkan materi terkait dengan kebencanaan.
Menurut Pertiwi, bencana merupakan peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat, baik akibat faktor alam, nonalam, maupun ulah manusia.
Lebih lanjut, Ia menerangkan, bahwa jenis bencana terbagi menjadi tiga, yaitu bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial.
Pertiwi juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi dengan menyiapkan perlengkapan darurat seperti P3K, senter, peluit, tas siaga bencana, serta kebutuhan penting lainnya. Ia juga menjelaskan langkah yang harus dilakukan ketika terjadi longsor di sekitar lingkungan, yakni segera mencari tempat yang aman dan menjauh dari area rawan longsor.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Gus H. Sidqon Prabowo, M.H., menyampaikan bahwa ideologi Ansor dalam menghadapi bencana berlandaskan pada tiga prinsip utama, yaitu habluminallah, habluminnas, dan hablumminal alam. Ketiga prinsip tersebut menjadi dasar bagi Ansor dan Banser dalam menjaga keseimbangan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.
Ia juga mengajak seluruh kader Ansor dan Banser untuk mendukung program pemerintah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) serta memperkuat peran media sosial dalam menyebarluaskan program-program kemasyarakatan Ansor.
Gus Sidqon Prabowo berpesan, agar Ansor dan Banser harus selalu hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana sebagai bentuk khidmah kepada umat, yang dijalankan dengan penuh keikhlasan.
“Melalui kegiatan Ngopi bareng dan diskusi mitigasi bencana ini, diharapkan Ansor dan Banser semakin memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi situasi kebencanaan, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat serta mengurangi risiko dan dampak bencana di Kabupaten Kendal,” harap Gus Sidqon sekaligus menutup acara tersebut.
Red-HJ99/HR
Berita terkait
Program Speling Dokter Spesialis Sasar Desa...
Gelar Rapat Anggota Tahunan, Primkopti Harum...
Badan Kesbangpol Kendal Kukuhkan Pengurus Forum...
Lakpesdam PBNU Gelar Pelatihan Psikososial di...
BUMDESMA Singorojo Surplus 1,54 Miliar di...
Bersama Kesbangpol Jateng , FKPT Jateng...
Berita Terbaru
Program Speling Dokter Spesialis Sasar Desa...
Pemkab Kendal Gelar Safari Ramadhan di...