{"id":4988,"date":"2026-10-15T08:24:32","date_gmt":"2026-10-15T01:24:32","guid":{"rendered":"https:\/\/harianjateng.com\/?p=4988"},"modified":"2026-10-28T08:27:03","modified_gmt":"2026-10-28T01:27:03","slug":"smk-negeri-4-purworejo-gelar-salat-istisqa-memohon-turunnya-hujan-penuh-berkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/2026\/10\/15\/smk-negeri-4-purworejo-gelar-salat-istisqa-memohon-turunnya-hujan-penuh-berkah\/","title":{"rendered":"SMK Negeri 4 Purworejo Gelar Salat Istisqa, Memohon Turunnya Hujan Penuh Berkah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>PURWOREJO, Harianjateng.com<\/strong> \u2013 Dalam rangka menghadapi kemarau panjang dan memohon rahmat Allah Swt. berupa turunnya hujan yang membawa keberkahan bagi kehidupan, Keluarga Besar SMK Negeri 4 Purworejo menggelar Salat Istisqa pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung dengan khidmat di Lapangan Utama SMK Negeri 4 Purworejo.<br>Kegiatan ini mengusung tema \u201cMengetuk Pintu Langit melalui Salat Istisqa: Meningkatkan Keimanan, Memperkuat Muhasabah, dan Memohon Rahmat Allah Swt. berupa Hujan demi Keberkahan Kehidupan.\u201d<br>Salat Istisqa dipimpin oleh Dr. Muhammad Ridho Muttaqin, M.Pd.I., yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Kegiatan diikuti oleh Kepala SMK Negeri 4 Purworejo beserta seluruh guru dan karyawan, taruna-taruni, jajaran komite sekolah, pengawas sekolah, kepala desa dan perangkat, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam berdoa dan berikhtiar menghadapi dampak kemarau panjang.<br>Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 4 Purworejo, Dra. Indriati Agung Rahayu, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan Allah Swt. di tengah kondisi kemarau panjang yang berpotensi memengaruhi ketersediaan air dan aktivitas masyarakat.<br>Beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt., serta melakukan introspeksi diri atas segala perilaku dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.<br>\u201cSemoga melalui ikhtiar dan doa bersama ini, Allah Swt. segera menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi semua. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan,\u201d ujarnya.<br>Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA, SMK, dan SLB Kabupaten Purworejo, Faizal, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya memberikan apresiasi atas inisiatif SMK Negeri 4 Purworejo dalam menyelenggarakan Salat Istisqa sebagai bagian dari pembinaan spiritual warga sekolah.<br>Beliau menegaskan bahwa kegiatan keagamaan di lingkungan pendidikan menjadi momentum untuk menguatkan kesadaran bahwa manusia memiliki keterbatasan dan senantiasa membutuhkan pertolongan Allah Swt.<br>&#8220;Atas nama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo sangat mengapresiasi kegiatan hari ini dimana baru pertama kalinya dilaksanakan salat istisqa pada jenjang SMK SMA di Kabupaten Purworejo. Tentunya kegiatan ini menjadi satu bentuk ikhtiar kita, melihat saudara-saudara kita yang terkena bencana kekeringan termasuk juga kebakaran di berbagai wilayah Indonesia&#8221; tandasnya.<br>Bertindak sebagai khatib Dr. Muhammad Ridho Muttaqin, M.Pd.I., yang merupakan Guru Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 4 Purworejo menyampaikan dalam khutbahnya bahwa Salat Istisqa merupakan ibadah yang disyariatkan untuk memohon kepada Allah Swt. agar menurunkan hujan ketika manusia menghadapi kekeringan dan membutuhkan air.<br>Khatib mengawali khutbah dengan mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. serta menyadari bahwa air merupakan salah satu nikmat terbesar yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan. Menurutnya, kemarau panjang yang saat ini terjadi hendaknya tidak hanya dipandang sebagai persoalan alam, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Setiap muslim diajak mengevaluasi kualitas ibadah, memperbaiki hubungan dengan Allah Swt., meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbaiki perilaku terhadap lingkungan.<br>Khatib mengingatkan pentingnya memperbanyak istigfar, bertaubat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan amal saleh, menunaikan hak sesama, serta memperkuat persaudaraan.<br>&#8220;Saya mengajak kepada seluruh jamaah untuk merenungkan firman Allah Swt. dalam Surah Nuh ayat 10\u201312, yang menjelaskan ajakan Nabi Nuh a.s. kepada kaumnya agar memohon ampun kepada Allah Swt., karena Allah Maha Pengampun dan menjanjikan berbagai karunia-Nya, termasuk hujan yang melimpah. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa istigfar dan taubat merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim. Adanya keadaan ini hendaknya menjadi kesempatan untuk memperkuat iman, memperbaiki diri, dan meningkatkan kepedulian. Doa dan tawakal harus berjalan beriringan dengan ikhtiar nyata. Seluruh warga sekolah dan seluruh masyarakat harus menjaga sumber air, menghemat penggunaan air bersih, memelihara pepohonan, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun kebiasaan hidup yang bertanggung jawab terhadap alam&#8221; ujarnya.<br>Menutup khutbahnya, khatib mengajak seluruh jamaah untuk menundukkan hati, memohon ampunan, dan berdoa dengan penuh harap agar Allah Swt. menurunkan hujan yang membawa manfaat, bukan hujan yang menimbulkan kerusakan. Jamaah juga diajak memohon agar diberikan kecukupan air, dijauhkan dari kekeringan yang berkepanjangan, serta dianugerahi kehidupan yang aman, sehat, dan penuh keberkahan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PURWOREJO, Harianjateng.com \u2013 Dalam rangka menghadapi kemarau panjang dan memohon rahmat Allah Swt. berupa turunnya hujan yang membawa keberkahan bagi kehidupan, Keluarga Besar SMK Negeri 4 Purworejo menggelar Salat Istisqa pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung dengan khidmat di Lapangan Utama SMK Negeri 4 Purworejo.Kegiatan ini mengusung tema \u201cMengetuk Pintu Langit melalui Salat Istisqa: [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4989,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,3],"tags":[1978,1980,1979],"class_list":["post-4988","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-news","tag-hadapi-kemarau-panjang","tag-memohon-turunnya-hujan-penuh-berkah","tag-smk-negeri-4-purworejo-gelar-salat-istisqa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4988","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4988"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4988\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4990,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4988\/revisions\/4990"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}