{"id":4796,"date":"2026-09-01T20:30:00","date_gmt":"2026-09-01T13:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianjateng.com\/?p=4796"},"modified":"2026-09-02T20:37:28","modified_gmt":"2026-09-02T13:37:28","slug":"guru-besar-universitas-pancasila-prof-agus-surono-luncurkan-buku-tindak-pidana-korupsi-dalam-teori-dan-praktik-pasca-kuhp-dan-kuhap-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/2026\/09\/01\/guru-besar-universitas-pancasila-prof-agus-surono-luncurkan-buku-tindak-pidana-korupsi-dalam-teori-dan-praktik-pasca-kuhp-dan-kuhap-nasional\/","title":{"rendered":"Guru Besar Universitas Pancasila Prof. Agus Surono Luncurkan Buku Tindak Pidana Korupsi dalam Teori dan Praktik Pasca-KUHP dan KUHAP Nasional"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Jakarta Selatan, Harianjateng.com-<\/strong> Guru Besar Universitas Pancasila Prof. Dr. H. Agus Surono, S.H., M.H., launching buku berjudul &#8220;Tindak Pidana Korupsi dalam Teori dan Praktik Pasca-KUHP dan KUHAP Nasional&#8221;, Senin (31\/08\/2026) di aula Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Jakarta Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buku tersebut memuat delapan (8) Bab yang membahas perkembangan hukum pidana, terutama dalam menyoroti tindak pidana korupsi, setelah diberlakukannya KUHP-KUHAP Nasional dan penyesuaian hukum pidana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peluncuran buku dihadiri oleh para tokoh nasional, diantaranya Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Adnan Hamid, S.H., M.H., M.M., Wakil Ketua BPK RI, Budi Prijono, Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H., Pimpinan Redaksi Harian Kompas (Kompas.id), Haryo Damardono, \u2060Drs. Ahwil Luthan, S.H., M.B.A., M.M. Kelompok Ahli BBN RI, dan Drs. Firli Bahuri, M.Si., serta para Guru Besar, para dosen dan mahasiswa, serta tokoh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"881\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519001-881x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4800\" srcset=\"https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519001-881x1024.jpg 881w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519001-258x300.jpg 258w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519001-767x892.jpg 767w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519001-1322x1536.jpg 1322w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519001.jpg 1762w\" sizes=\"auto, (max-width: 881px) 100vw, 881px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam sambutannya Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Adnan Hamid menyampaikan, bahwa Prof. Agus Surono seseorang yang aktif dalam menerbitkan buku karya ilmiahnya, dan pada tahun ini kembali meluncurkan buku berjudul Tindak Pidana Korupsi dalam Teori dan Praktik Pasca-KUHP dan KUHAP Nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya meyakini bahwa buku ini akan bermanfaat bagi, penegak hukum, praktisi hukum, dan mahasiswi. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Prof. Agus yang telah memberikan contoh kepada kita semua, dan para dosen dalam rangka meningkatkan proses belajar dan mengajar, karena selain dituntut meningkatkan pengetahuan namun juga dituntut untuk memberikan masukan-masukan untuk kepentingan masyarakat,&#8221; ujar Prof. Adnan Hamid.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"897\" src=\"https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519000-1024x897.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4801\" srcset=\"https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519000-1024x897.jpg 1024w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519000-300x263.jpg 300w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519000-767x672.jpg 767w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519000-1536x1346.jpg 1536w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519000.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kesempatan itu, Pimpinan Redaksi Harian Kompas (Kompas.id), Haryo Damardono selaku penerbit buku menyampaikan, bahwa Kompas salah satunya memiliki visi untuk menjaga warisan literasi, memperluas jangkauan pengetahuan, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya ucapkan terima kasih dan kehormatan bagi saya ikut bersama-sama dalam menerbitkan buku karya dari Prof. Agus ini, karena ini nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat luas,&#8221; ujar Haryo Damardono.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"689\" src=\"https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519002-1024x689.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4802\" srcset=\"https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519002-1024x689.jpg 1024w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519002-300x202.jpg 300w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519002-767x516.jpg 767w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519002-1536x1033.jpg 1536w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/519002.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Wakil Ketua BPK RI, Letjen (Purn) Budi Prijono sebagai pembicara utama dalam acara tersebut menyampaikan, bahwa berbagai pembaharuan terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkembangan serta dinamika nasional maupun ditingkat global. Pada masa lalu hukum pidanadioandang lebih banyak pendekatan dibandingkan retributif, yaitu pendekatan pembalasan terhadap pelaku atas perbuatan yang dilakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut ia menyampaikan, seiring dengan perkembangan lingkungan paradigma hukum bergeser agar tidak lagi berorientasi pada penghukuman tetapi juga pada pemulihan, pembinaan, dan harmoni sosial. Maka, dengan demikian keadilan tidak hanya dirasakan oleh negara tetapi juga oleh korban, pelaku, dan masyarakat secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Budi Prijono juga menyampaikan, bahwa Paradikma penegakan Hukum di Indonesia semakin memperdebatkan hukum yang hunanis, korektif, rehabilitatif, dan restoratif. Pendekatan hunanis menegaskan setiap orang, termasuk tindak pelaku pidana tetap miliki harkat martabat yang dihormati, dan pendekatan koretif bertujuan untuk memperbaiki perilaku pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya, sementara itu pendekatan rehabilitatif berfokus pada pemulihan individu untuk kembali berperan positif terhadap masyarakat. Sedangkan restoratif merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Maka dengan launchingnya buku ini akan memberikan manfaat dalam memberikan pandangan rujukan yang bermanfaat dan membuka ruang bagi pemikiran-pemikiran yang baru, serta memberikan kontribusi bagi perkembangan hukum di Indonesia,&#8221; tutur Letjen Purn Dr. Budi Prijono.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1015\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/518998-1015x1024.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4804\" srcset=\"https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/518998-1015x1024.jpg 1015w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/518998-297x300.jpg 297w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/518998-150x150.jpg 150w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/518998-767x774.jpg 767w, https:\/\/harianjateng.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/518998.jpg 1050w\" sizes=\"auto, (max-width: 1015px) 100vw, 1015px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam acara tersebut penulis buku, Prof. Dr. H. Agus Surono, S.H., M.H mengucapkan terima kasih kepada Kompas, para guru besar, dan narasumber, serta seluruh tamu undangan yang hadir dan memberikan suport sehingga acara ini berjalan dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prof. Agus menjelaskan, dalam buku tersebut memuat bab (8) bab. Bab 1 menerangkan tentang hukum pidana umum dan khusus, terkait sejarah kondisifikasi hukum pidana umum dan sejarah pengaturan pidana pidana khusus dalam undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bab 2, menerangkan asas-asas dan bentuk-bentuk tindak pidana korupsi. Bab 3 memuat implikasi penerapan pengaturan tindak pidana korupsi pasca-berlakunya KUHP dan KUHAP. Bab 4, Implikasi Undang-Undang penyesuaian pidana terhadap penerapan pengaturan tindak pidana korupsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya Bab 5, menerangkan unsur-unsur tindak pidana korupsi pemenuhan unsur, dan pertanggungjawaban pidana dalam KUHP Nasional. Bab 6, menerangkan pentingnya Mens Rea dan Actus Reus yang bersifat Strafbaarfeit dalam tindak pidana korupsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kemudian di Bab 7, menerangkan putusan Mahkamah Konstitusi dan implikasinya terhadap hukum pidana korupsi di Indonesia tahun 2026. Dan pada Bab 8, menerangkan tentang pembuktian perkara tidak pidana korupsi yang merugikan negara dalam KUHAP terhadap beberapa putusan Pengadilan,&#8221; terang Prof. Agus Surono.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prof. Agus juga menyampaikan, bahwa perkembangan hukum pidana nasional memasuki babak baru dengan lahirnya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional beserta pembaruan hukum acara pidana. Transformasi tersebut tidak hanya merupakan perubahan normatif terhadap sistem hukum pidana Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membangun paradigma penegakan hukum yang lebih berorientasi pada kepastian hukum, keadilan, kemanfaatan, perlindungan hak asasi manusia, serta efektivitas pemberantasan kejahatan yang menjadi perhatian utama negara, yaitu tindak pidana korupsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia berharap, buku ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, advokat, jaksa, hakim, penyidik, aparatur pengawas, serta seluruh pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pembangunan sistem hukum nasional yang bersih, berintegritas, dan berkeadilan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, tambah Prof. Agus, kehadiran buku ini diharapkan pula dapat memperkaya khazanah literatur hukum Indonesia sekaligus mendorong lahirnya berbagai kajian kritis mengenai harmonisasi hukum pemberantasan korupsi dengan sistem hukum pidana nasional yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Semoga buku ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi pengembangan ilmu hukum, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, serta penguatan upaya pemberantasan korupsi dalam mewujudkan negara hukum yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan,&#8221; tutur Prof Agus Surono.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diakhir penyampaiannya, Guru Besar Universitas Pancasila yang sudah berhasil mendidik sekitar 45 orang program doktor tersebut juga menegaskan, bahwa walaupun dunia akan runtuh keadilan harus ditegakkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara dilanjutkan dengan launching buku oleh Prof. Agus Surono didampingi sang istri Dr. Hj. Dr. Sonyendah Retnaningsih, S.H., M.H., yang ditandai dengan penyerahan buku dari pimpinan redaksi Harian Kompas Haryo Damardono kepada Prof. Agus Surono.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian penyerahan buku kepada 8 tokoh penting yang memberikan suport dalam perjalanan hidup Prof. Agus Surono.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara diakhiri dengan tasyakuran Hari Ulang Tahun Profesor Dr. H. Agus Surono, S.H., M.H., yang merupakan kelahiran asli Kabupaten Kendal pada tanggal 30 Agustus 1970.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Red-HJ99\/HR<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta Selatan, Harianjateng.com- Guru Besar Universitas Pancasila Prof. Dr. H. Agus Surono, S.H., M.H., launching buku berjudul &#8220;Tindak Pidana Korupsi dalam Teori dan Praktik Pasca-KUHP dan KUHAP Nasional&#8221;, Senin (31\/08\/2026) di aula Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Jakarta Selatan. Buku tersebut memuat delapan (8) Bab yang membahas perkembangan hukum pidana, terutama dalam menyoroti tindak pidana korupsi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4799,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,11,239],"tags":[1922,19,1387],"class_list":["post-4796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-pendidikan","category-tokoh","tag-guru-besar-universitas-pancasila-prof-agus-surono-luncurkan-buku-tindak-pidana-korupsi-dalam-teori-dan-praktik-pasca-kuhp-dan-kuhap-nasional","tag-harian-jateng","tag-universitas-pancasila"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4796"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4796\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4805,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4796\/revisions\/4805"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4799"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}