{"id":4710,"date":"2026-08-15T21:58:00","date_gmt":"2026-08-15T14:58:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianjateng.com\/?p=4710"},"modified":"2026-08-16T22:03:58","modified_gmt":"2026-08-16T15:03:58","slug":"pemerintah-dukung-penuh-kepengurusan-mui-kendal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/2026\/08\/15\/pemerintah-dukung-penuh-kepengurusan-mui-kendal\/","title":{"rendered":"Pemerintah Dukung Penuh Kepengurusan MUI Kendal"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kendal, Harianjateng.com- <\/strong>Pemerintah Kabupaten Kendal akan mendukung penuh kepengurusan MUI Kendal berharap kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kendal dapat membawa organisasi tersebut ke arah yang lebih baik, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, saat menghadiri acara pengukuhan Ketua PAW MUI Kendal dan kepengurusan baru Kabupaten Kendal, Sabtu (15\/8\/2026) di gedung Abdi Praja Setda Kendal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam keterangannya, Bupati Kendal menyoroti pentingnya peran para ulama dalam menjaga keharmonisan dan memberikan bimbingan moral bagi kehidupan bermasyarakat di Kendal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Para ulama sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat. Sinergitas dan kolaborasi antara ulama dan Pemerintah Kabupaten Kendal tentunya sangat diharapkan dalam berbagai hal, baik dalam pembangunan maupun menjaga kondusivitas wilayah,&#8221; ujar Bupati Dyah Kartika Permanasari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Bupati Kendal, selain sinergi dalam pembangunan daerah, keberadaan nasihat dan bimbingan dari para ulama juga dinilai menjadi pondasi penting untuk menjaga iklim kemasyarakatan yang adem dan harmonis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Nasihat-nasihat dari para ulama sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Saya mengucapkan selamat kepada para ulama yang disahkan,&#8221; tambah Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mbak Tika berharap, di bawah naungan kepengurusan yang baru, MUI Kabupaten Kendal dapat terus menjadi wadah pemersatu bagi seluruh lapisan masyarakat serta berkontribusi nyata demi kemajuan Kabupaten Kendal ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Pengganti Antar Waktu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kendal, KH. Mustamsikin, dalam kesmepatan itu menyampaikan, bahwa amanah jabatan dan pelaksanaan program MUI ke depan siap dilaksanakan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya menerima amanah ini setelah disepakati bersama oleh para musyawir (peserta musyawarah) yang memilih saya sebagai Ketua Antar Waktu. Saya bersama teman-teman menyambut baik amanah ini dan siap bekerja sama untuk melaksanakan program-program Majelis Ulama Indonesia (MUI),&#8221; ujar KH. Mustamsikin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, dalam diskusi tadi, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Banyak umat Islam yang berada di Kawasan Industri Kendal, namun keberadaan Musholanya belum tercukupi, sehingga ini lharus menjadi perhatian Majelis Ulama bagaimana agar tempat Ibadahnya lebih banyak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">KH. Mustamsikin berharap, ke depan adalah membangun sinergi yang kuat antara ulama, umaroh (pemerintah), dan para cendekiawan untuk menciptakan situasi Kendal yang kondusif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, sangat menyambut baik dikukuhkan dan disahkannya Dr. KH. Mustamsikin sebagai Ketua Pengganti Antar Waktu (PAW) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kendal hingga Desember 2027.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut, Alfebian rekam jejak KH. Mustamsikin sudah terbukti dan teruji dalam mendampingi serta menjadi pengingat (reminder) bagi pemerintah daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;MUI selama ini telah membersamai pemerintah dan menjalankan perannya dengan sangat baik. Kami berharap, di bawah kepemimpinan beliau, sinergitas yang sudah terbangun dapat semakin ditingkatkan,&#8221; ujar Alfebian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alfebian menyoroti banyaknya tantangan baru yang dihadapi Kendal sebagai daerah yang dikenal sebagai Kota Santri. Kehadiran Kawasan Industri Kendal (KIK) di Kecamatan Kaliwungu membawa transformasi luar biasa, termasuk masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) dengan latar belakang budaya yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengungkapkan, ada beberapa fokus dan tantangan strategis yang memerlukan peran aktif serta masukan dari MUI Kendal, diantaranya untuk memastikan sarana diperusahaan di kawasan industri (KIK) untuk menyediakan tempat ibadah yang memadai bagi para pekerja, dan pengawasan isu sensitif, yaitu merespons dan mengawasi isu penjualan daging babi (B2) serta perizinan warung makan di sekitar Kaliwungu agar tidak menimbulkan keresahan warga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kendal adalah Kota Santri, sehingga perlu ada penataan yang baik. Kolaborasi antara ulama dan umara (pemerintah) sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga identitas Kota Santri tetap terjaga di tengah arus modernisasi,&#8221; kata Alfebian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Red-HJ99\/HR<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kendal, Harianjateng.com- Pemerintah Kabupaten Kendal akan mendukung penuh kepengurusan MUI Kendal berharap kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kendal dapat membawa organisasi tersebut ke arah yang lebih baik, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, saat menghadiri acara pengukuhan Ketua PAW MUI [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4712,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[19,1882,1881,1118],"class_list":["post-4710","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agama","tag-harian-jateng","tag-majelis-ulama-indonesia-kendal","tag-pemerintah-dukung-penuh-kepengurusan-mui-kendal","tag-pemkab-kendal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4710","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4710"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4710\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4713,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4710\/revisions\/4713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4712"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4710"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4710"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harianjateng.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4710"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}