Menteri Pertanian Tinjau Lahan Terdampak Banjir di Kendal

0
104

Kendal, Harianjateng.com- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau lahan petani terdampak banjir di Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jumat pagi (22/3/2024).

 

Turut hadir para pejabat di Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pejabat BNPB, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, pimpinan Bulog, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno beserta pimpinan OPD

terkait di Pemprov Jateng, Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Ir. Sugiono berserta Forkopimda Kendal, dan para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Kendal terkait, serta diikuti oleh masyarakat petani di Desa Turunrejo.

 

Skeretaris Daerah Kabupaten Kendal, Ir. Sugino, M.T dalam kesempatan itu mengucapakan selamat datang dan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian RI beserta rombongan yang sudah bersedia melihat kondisi lahan petani terdampak banjir di wilayah Kabupaten Kendal.

 

“Semoga kehadiran Pak Menteri Andi Amran Sulaiman beserta rombongan di Kabupaten Kendal akan membawa manfaat dan keberkahan untuk masyarakat Kabupaten Kendal, terutama memberikan solusi atas kendala-kendala yang dihadapi oleh para petani di Kabupaten Kendal,” tutur Sugino.

 

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyampaikan, turut prihatin atas kejadian banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Kendal, yang juga berdampak pada lahan milik petani.

 

“Tadi saya langsung melihat kondisi lahan petani yang terdampak banjir di Desa Turunrejo. Terdapat tanaman padi tergenang air, baik yang siap panen maupun yang belum, sehingga untuk tanaman padi yang sudah siap panen akan dibantu panen menggunakan mesin combine,” ujar Andi Amran.

 

Ia juga mengungkapkan, adapun bantuan yang diberikan kepada petani, yang pertama adalah mengirim alat combine atau masin panen padi, kedua mengganti benih padi untuk lahan 1.000 hektar gratis, dan bantuan 5 pompa air. Selain itu solusi untuk hujan buatan atau modifikasi cuaca dari BNPB.

 

Andi Amran juga mengatakan, terkait dengan bantuan alat pertanian yang diberikan, nantinya dapat dimanfaatkan secara bergantian oleh para petani. Terkait dengan jaminan harga untuk petani saat panen, pihaknya meminta kepada Bulog untuk betul-betul memperhatikan petani, mengingat petani adalah pahlawan pangan bagi bangsa Indonesia.

 

“Sedangkan untuk persoalan pupuk pertanian, beberapa hari lalu kami mengikuti rapat terbatas dengan Bapak Presiden Republik Indonesia terkait hal tersebut, dan alhamdulilah sudah disepakati. Kemudian Bapak Presiden RI memerintahkan kami menambah kuota pupuk subsidi, yang dulunya 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton, sehingga nanti sudah tidak ada lagi kelangkaan pupuk bagi para petani,” tambah Mentan Adi Amran.

 

Adapun bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian kepada para petani di Kabupaten Kendal totalnya sekitar Rp.10 Miliar.

 

Salah satu petani Dusun Persilan Desa Turunrejo, Nurudin mengucapkan terima kepada Menteri Pertanian RI yang sudah hadir melihat langsung kondisi lahan petani yang terdampak banjir di Desa Turunrejo.

 

Ia juga mengatakan, bawah ada sekitar 4 hektar luas lahan yang ditanami padi siap panen, namun terdampak banjir, sehingga bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi para petani.

 

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Mentan Bapak Andi Amran atas semua bantuan yang diberikan, dan pertemuan di hari Ramadhan ini tentunya membawa berkah dan manfaat yang luar biasa,” tutur Nurudin Petani Desa Turunrejo.

Red-HJ99/HR